Rakernas Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Sukses Digelar

Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam merupakan organisasi mahasiswa tingkat nasional yang membawahi SEMA dan DEMA FEBI se Indonesia. Kali ini FORNASMEBI melakukan Rapat Kerja Nasional Dan Pelantikan Ke II di UIN Sunan Kalijaga Yogykarta.
Pemilihan lokasi tidak lepas dari kontribusi FEBI UIN Sunan Kalijaga sebagai inisiator terbentuk nya FORNASMEBI dan juga fasilitas yang di tawarkan kampus yang sudah cukup mumpuni. Pada masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, panita RAKERNAS telah menerapkan metode yang sangat ketat mulai dari pembatasan peserta rakernas yang hanya terdiri dari 10 universitas hingga menggunakan sistem luring dan daring bagi peserta yang tidak bisa hadir di lokasi.
RAKERNAS FORNASMEBI dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 14 Oktober 2020, selama empat hari peserta rakernas melakukan berbagai macam persidangan yaitu sidang tata tertib, sidang pedoman organisasi, sidang rapat kerja dan sidang wilayah. Selain melaksanakan sidang, terdapat pelantikan pengurus FORNASMEBI masa bakti 2019-2021. Pelantikan dilaksanakan pada hari senin 12 Oktober 2020 di gedung Convention Hall UIN Sunan Kalijaga dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Pengurus FORNASMEBI dilantik oleh dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Afdawaiza, S.Ag, M.Ag.
Menteri Pemuda dan Olahraga turut menjadi keynote speaker secara daring diwakili oleh Dr. H. Mustadin Taggala, S.Ps., M.Si kepala bagian hukum dan sistem informasi deputi pengembangan pemuda KEMENPORA RI. Selain itu stadium general diisi oleh POLDA DIY melalui Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda DIY bapak AKBP Cahyo Wicaksono,S.H.dan pemateri kedua berasal dari dosen FEBI UIN Sunan Kalijaga yaitu Hasan Al Banna, SEI., M.E dengan tema “Peran Millenial Dalam Meningkatkan Ketahanan Nasional Melalui Penguatan Ekonomi Kerakyatan”.
FORNASMEBI kini memiliki enam pembagian wilayah yaitu wilayah Sumatera, wilayah DKI Jabar Banten, wilayah DIY Jateng, Wilayah Jawa Timur Nusa Tenggara, wilayah Kalimantan, dan wilayah Sulawesi Maluku Papua. Keenam wilayah ini nantinya akan melaksakan musyawarah wilayah sebagai langkah awal untuk pengembangan wilayah. Harapan besar dari Pelantikan dan RAKERNAS FORNASMEBI ini adalah mampu menghasilkan produk hukum administrasi baru bagi organisasi agar kedepannya arah gerak FORNASMEBI memiliki panduan yang legal dan dapat dipertanggungjawabkan dan sampai hari terakhir terselenggaranya RAKERNAS FORNASMEBI berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun.
Kontributor: Jaysal, Editor: AN