Dilihat 0 Kali

08_629_WhatsApp Image 2026-10-31 at 22.08.08.jpeg
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan benchmarking Program Studi Manajemen F

Jumat, 30 Oktober 2026 22:38:00 WIB

FEBI UIN Sunan Kalijaga Terima Benchmarking Prodi Manajemen UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Perkuat Internasionalisasi dan Tata Kelola Akademik

Yogyakarta, 29 Oktober 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan benchmarking Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 FEBI ini menjadi forum pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan akademik, khususnya terkait internasionalisasi program studi, penguatan manajemen akademik berbasis sistem, serta implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola FEBI UIN Sunan Kalijaga, yakni Dekan Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.; Wakil Dekan I Dr. Sunaryati, S.E., M.Si.; Wakil Dekan III Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si.; Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, S.E., M.Sc.; Ketua Program Studi Manajemen Keuangan Syariah Dr. Darmawan, M.A.B.; Ketua Program Studi Perbankan Syariah Dr. Jeihan Ali Azhar, M.E.I.; Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Anggari Marya Kresnowati, S.E., M.E.; Kepala Bagian Tata Usaha Edy Yusuf Setiabudi, S.E.; serta Kepala Subbagian Administrasi Umum dan Keuangan Susan Herawati, S.Pd. Sementara itu, rombongan UIN Suska Riau diwakili oleh Ketua Program Studi Manajemen Susnaningsih, M., S.E., M.M., Ph.D. dan Sekretaris Program Studi Manajemen Fitri Hidayah, S.E., M.M. Kegiatan dipandu oleh Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si.

Mengawali pertemuan, Ketua Program Studi Manajemen UIN Suska Riau, Susnaningsih, M., S.E., M.M., Ph.D., menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan benchmarking. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperoleh referensi dan memperkaya pengalaman kelembagaan dalam mengembangkan pengelolaan program studi, terutama pada aspek internasionalisasi dan tata kelola akademik. “Kami datang ke FEBI UIN Sunan Kalijaga untuk belajar dan bertukar pengalaman mengenai pengembangan program internasionalisasi, pengelolaan akademik berbasis sistem, serta implementasi kurikulum OBE. Kami berharap praktik baik yang diperoleh dalam kunjungan ini dapat menjadi bahan pengembangan dan penguatan tata kelola Program Studi Manajemen UIN Suska Riau,” ungkapnya.

Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutannya menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa benchmarking merupakan sarana penting bagi perguruan tinggi untuk membangun budaya saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. “Kami menyambut baik kunjungan dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Pertemuan seperti ini menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman dan praktik baik. Pengembangan pendidikan tinggi tidak dapat dilakukan secara eksklusif, tetapi membutuhkan keterbukaan, kolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar agar mutu akademik dan tata kelola kelembagaan semakin meningkat,” tuturnya.


Sementara itu, Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Sunaryati, S.E., M.Si., menyoroti pentingnya pengelolaan akademik yang terencana, terintegrasi, dan didukung oleh sistem informasi yang memadai. Menurutnya, manajemen akademik berbasis sistem bisa berupa digitalisasi administrasi dan berorientasi untuk mengintegrasikan keseluruhan proses akademik, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan perkuliahan, pemantauan capaian pembelajaran, hingga evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. “Pengelolaan akademik berbasis sistem harus dibangun sebagai satu kesatuan proses yang saling terhubung. Sistem informasi perlu mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembelajaran sehingga program studi dapat mengelola kegiatan akademik secara lebih efektif, terukur, dan akuntabel. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat menjadi target administratif dan bagian dari budaya akademik yang dijalankan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, pembahasan diarahkan pada tiga aspek utama. Pertama, pengembangan internasionalisasi program studi melalui penguatan orientasi global dalam penyelenggaraan pendidikan, perluasan jejaring kerja sama akademik, serta penciptaan lingkungan pembelajaran yang mendukung daya saing lulusan di tingkat internasional. Kedua, penguatan manajemen akademik berbasis sistem (academic management by system) dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengintegrasikan layanan, mengoptimalkan pengelolaan data akademik, dan mendukung pengendalian mutu. Ketiga, pengembangan serta implementasi kurikulum berbasis OBE yang menitikberatkan pada ketercapaian hasil pembelajaran (learning outcomes) melalui keselarasan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, proses pembelajaran, dan sistem penilaian.

Pembahasan mengenai kurikulum OBE menjadi salah satu perhatian penting karena pendekatan ini menempatkan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengembangan kurikulum perlu memastikan keterkaitan antara kompetensi lulusan yang ditargetkan, kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan keilmuan, dan tuntutan dunia kerja. Selain itu, ketercapaian hasil pembelajaran harus diukur dan dievaluasi secara sistematis sebagai bagian dari siklus penjaminan dan peningkatan mutu akademik.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis melalui pertukaran pandangan dan pengalaman mengenai pengelolaan pendidikan tinggi. Kedua institusi mendiskusikan berbagai peluang dan tantangan dalam pengembangan program studi, terutama dalam membangun tata kelola akademik yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan masing-masing program studi dan membuka peluang penguatan komunikasi dan kerja sama akademik antara kedua institusi.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Sunan Kalijaga terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui kolaborasi kelembagaan, inovasi tata kelola akademik, dan perluasan jejaring kerja sama. Pengalaman dan praktik baik yang dipertukarkan dalam bidang internasionalisasi, manajemen akademik berbasis sistem, serta implementasi kurikulum OBE diharapkan menjadi referensi berharga bagi pengembangan program studi dan peningkatan kualitas lulusan yang unggul, profesional, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.isy@.