Yogyakarta –
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
menyelenggarakan Pembekalan Calon Wisudawan bagi 175 mahasiswa yang akan
mengikuti Wisuda UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan berlangsung pada Rabu (20/5/2026)
di Ruang Teatrikal Lantai 5 FEBI UIN Sunan Kalijaga sebagai bagian dari upaya
mempersiapkan lulusan agar memiliki kesiapan akademik, profesional, dan
spiritual dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang
lebih tinggi.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan FEBI UIN Sunan Kalijaga, yaitu Prof.
Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA. selaku Dekan FEBI, Dr.
Sunaryati, S.E., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. H. Mukhamad
Yazid Afandi, S.Ag., M.Ag., selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum,
Perencanaan, dan Keuangan, serta Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. selaku Wakil
Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama. Hadir sebagai narasumber utama H.
Idy Muzayyad, S.Ag., M.Si., Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Republik Indonesia, yang menyampaikan pembekalan mengenai kepemimpinan,
integritas, dan kontribusi lulusan bagi pembangunan masyarakat.
Dalam
sambutannya, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. menegaskan bahwa pembekalan calon
wisudawan merupakan momentum penting untuk mempersiapkan lulusan menghadapi
perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Menurutnya, keberhasilan seorang
lulusan tidak hanya diukur dari indeks prestasi akademik, tetapi juga dari
kemampuan beradaptasi, membangun jejaring profesional, menguasai keterampilan
abad ke-21, serta menjaga integritas dan etika dalam setiap bidang pekerjaan.
"Wisuda
bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang memasuki ruang pengabdian
yang lebih luas. Kami berharap seluruh calon alumni FEBI mampu menjadi pribadi
yang adaptif, memiliki kompetensi profesional, berdaya saing global, serta
tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan integritas sebagai ciri khas
lulusan UIN Sunan Kalijaga," ujar Dr. Ibi Satibi.
Sementara
itu, Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si.,
Ak., C.A., ACPA., menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon wisudawan yang
telah menyelesaikan proses akademik dengan baik. Ia menekankan bahwa lulusan
FEBI diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul dalam
penguasaan ilmu ekonomi dan bisnis Islam, tetapi juga memiliki sensitivitas
sosial, semangat inovasi, dan kemampuan memberikan solusi atas berbagai
persoalan masyarakat.
"Lulusan
FEBI harus mampu menunjukkan bahwa ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah
memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Kompetensi akademik harus berjalan
beriringan dengan akhlak, integritas, profesionalisme, dan kepedulian sosial.
Itulah karakter lulusan yang ingin terus kami bangun," tutur Prof. Misnen.
Pada sesi
pembekalan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional
(BAZNAS) RI, menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya membangun
kesuksesan melalui fondasi spiritual, integritas, dan ketangguhan karakter.
Menurutnya, keberhasilan yang hakiki tidak semata-mata ditentukan oleh
kecerdasan intelektual, prestasi akademik, ataupun kompetensi profesional,
tetapi harus diawali dengan niat yang lurus, keikhlasan dalam setiap ikhtiar,
kesabaran menghadapi setiap proses, serta kesungguhan menjalani setiap tahapan
kehidupan dengan penuh laku prihatin. Nilai-nilai tersebut, menurutnya,
merupakan modal utama dalam membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, dan
mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun dunia kerja.
Lebih
lanjut, H. Idy Muzayyad mengingatkan bahwa etos kerja seorang Muslim harus
dibangun di atas fondasi spiritualitas yang kokoh. Ia mengajak para calon
wisudawan untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dalam menjalankan shalat lima
waktu secara berjamaah, membiasakan puasa wajib maupun puasa-puasa sunnah,
memperbanyak doa dan ikhtiar, serta menjaga akhlak mulia dengan berbakti kepada
kedua orang tua sebagai sumber keberkahan hidup. Menurutnya, kecerdasan
intelektual akan mencapai nilai terbaik apabila berjalan beriringan dengan
kecerdasan spiritual dan moral.
"Kesuksesan
tidak datang secara instan. Ia diawali dari niat yang lurus karena Allah SWT,
dijalani dengan keikhlasan, kesabaran, kerja keras, dan kesediaan berproses
melalui laku prihatin. Jangan pernah meninggalkan shalat lima waktu, usahakan
berjamaah, istiqamah menjalankan puasa wajib dan sunnah, serta muliakan kedua
orang tua. Ridha Allah sangat erat kaitannya dengan ridha orang tua. Jika
fondasi spiritual ini terus dijaga, insya Allah ilmu yang diperoleh akan
menjadi ilmu yang bermanfaat, karier akan dipenuhi keberkahan, dan kehidupan
akan membawa kemaslahatan bagi banyak orang," pesan H. Idy Muzayyad.
Menutup
tausiyahnya, H. Idy Muzayyad mengajak para calon alumni FEBI UIN Sunan Kalijaga
untuk menjadikan momentum wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi,
melainkan awal pengabdian yang lebih luas kepada umat, bangsa, dan negara. Ia
menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab moral
untuk menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin melalui
profesionalisme, integritas, kepedulian sosial, dan semangat melayani
masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan seorang alumni tidak hanya diukur
dari capaian karier, tetapi juga dari sejauh mana ilmu, akhlak, dan amal yang
dimilikinya mampu memberikan manfaat dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan
bersama.
Selain
penyampaian materi motivasi, para peserta juga memperoleh pembekalan mengenai
kesiapan memasuki dunia kerja, pengembangan jejaring profesional, peluang studi
lanjut, serta pentingnya menjaga hubungan dengan almamater melalui berbagai
program pengembangan alumni. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan
sesi dialog dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para calon wisudawan.
Melalui
kegiatan pembekalan ini, FEBI UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan komitmennya
dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga
memiliki karakter kepemimpinan, wawasan global, semangat kewirausahaan, serta
kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat. Pembekalan prawisuda diharapkan
menjadi bekal awal bagi para calon alumni untuk mengaktualisasikan ilmu
pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan profesionalisme dalam berbagai bidang
pengabdian di tingkat nasional maupun internasional.