Yogyakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan acara Purna Tugas Tenaga
Kependidikan (Tendik) sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian
Bapak Murdiono yang telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan berlangsung pada
Jumat (31/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 FEBI UIN Sunan Kalijaga, dihadiri
oleh jajaran pimpinan fakultas serta seluruh tenaga kependidikan dalam suasana hangat,
penuh kekeluargaan, dan sarat rasa syukur.
Acara dipandu oleh Dr. H. Mukhamad Yazid Afandi, S.Ag.,
M.Ag., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (Wakil
Dekan II) FEBI UIN Sunan Kalijaga. Rangkaian kegiatan diawali dengan
penyampaian kata perpisahan oleh Bapak Murdiono, yang menyampaikan rasa syukur
atas kesempatan mengabdi di lingkungan FEBI serta mengucapkan terima kasih
kepada seluruh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan atas kebersamaan yang
telah terjalin selama bertahun-tahun.
Dalam suasana yang penuh haru, Murdiono mengungkapkan
bahwa perjalanan pengabdiannya di UIN Sunan Kalijaga merupakan pengalaman
berharga yang membentuk dedikasi, loyalitas, dan rasa memiliki terhadap
institusi.
"Saya bersyukur dapat menjadi bagian
dari keluarga besar FEBI UIN Sunan Kalijaga. Banyak kenangan, pengalaman, dan
pelajaran berharga yang saya peroleh selama mengabdi. Saya memohon maaf apabila
selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan, serta berharap silaturahmi
dan kebersamaan ini tetap terjalin meskipun saya telah memasuki masa purna
tugas," ungkapnya.
Mewakili pimpinan fakultas, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah,
S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., selaku Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga,
menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas,
serta pengabdian Murdiono selama bertugas di lingkungan fakultas.
Menurutnya, setiap tenaga kependidikan memiliki peran
strategis dalam mendukung penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi melalui
pelayanan administrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada mutu
layanan akademik.
"Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga
besar FEBI UIN Sunan Kalijaga, kami menyampaikan terima kasih yang
sebesar-besarnya atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas Bapak Murdiono selama
menjalankan amanah di fakultas ini. Jejak pengabdian yang telah diberikan
menjadi bagian penting dari perjalanan dan perkembangan FEBI hingga saat ini.
Semoga masa purna tugas menjadi awal kehidupan yang lebih berkah, lebih bahagia
bersama keluarga, diberikan kesehatan, umur yang penuh manfaat, serta
senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,"
tutur Prof. Misnen.
Ucapan apresiasi dan doa juga disampaikan oleh jajaran
pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan Bidang Akademik; Dr. Sunaryati, S.E.,
M.Si., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan; serta
Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
Ketiganya menilai bahwa dedikasi seorang tenaga kependidikan merupakan fondasi
penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, harmonis, dan
berintegritas.
Mewakili rekan-rekan tenaga kependidikan, Sulistyantoro
Pangarso, S.E. M.S.I., turut menyampaikan kesan dan pesan yang menggambarkan
sosok Murdiono sebagai pribadi yang sederhana, disiplin, ramah, serta selalu
memberikan teladan dalam menjalankan tugas.
"Bapak Murdiono bukan hanya rekan kerja,
tetapi juga menjadi sosok senior yang banyak memberikan contoh tentang tanggung
jawab, ketekunan, dan semangat melayani. Kami mendoakan semoga beliau
senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani
masa purna tugas bersama keluarga tercinta,"
ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih,
acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari pimpinan fakultas kepada
Bapak Murdiono, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh dosen
dan tenaga kependidikan, sesi foto bersama, serta ramah tamah dalam suasana
penuh keakraban.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Sunan Kalijaga kembali
menegaskan komitmennya untuk membangun budaya organisasi yang menghargai setiap
bentuk pengabdian dan dedikasi sivitas akademika. Tradisi pelepasan purna tugas
tidak hanya menjadi momentum perpisahan, tetapi juga menjadi wujud penghormatan
institusi kepada insan-insan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan
waktunya bagi kemajuan fakultas serta penguatan pelayanan pendidikan tinggi
yang bermutu.