Dilihat 0 Kali

08_710_IMG_7647 (1).jpg

Senin, 31 Agustus 2026 12:35:00 WIB

Melebur dan Larut dalam Kebersamaan, Maba dan Panitia Sukseskan PBAK FEBI 2026


Yogyakarta, 21 Agustus 2026 — Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FEBI UIN Sunan Kalijaga 2026 yang berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru dan panitia untuk membangun kebersamaan. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya diwarnai agenda pengenalan akademik dan kemahasiswaan, tetapi juga interaksi hangat antara mahasiswa baru, panitia, pimpinan fakultas, dosen, dan berbagai unsur sivitas akademika.

Sejak hari pertama, mahasiswa baru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka hadir dengan semangat, mengikuti arahan panitia, berpartisipasi dalam berbagai sesi, serta membangun komunikasi dengan sesama mahasiswa. Di sisi lain, panitia yang terdiri atas unsur mahasiswa FEBI tampil aktif mendampingi dan memastikan setiap agenda berjalan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan.

Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., mengapresiasi semangat mahasiswa baru dan kerja keras panitia dalam menyukseskan seluruh rangkaian PBAK. Menurutnya, keberhasilan PBAK tidak hanya terletak pada terlaksananya agenda kegiatan, tetapi juga pada kemampuan seluruh elemen di dalamnya membangun suasana kebersamaan, saling menghargai, dan saling mendukung sebagai bagian dari keluarga besar FEBI.

Dr. Ibi berharap momentum kebersamaan selama PBAK tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Mahasiswa baru diharapkan terus menjaga semangat belajar, aktif mengembangkan potensi, berani berorganisasi, berkarya, dan mengejar berbagai prestasi akademik maupun nonakademik. Sementara itu, panitia diharapkan dapat terus menjadi teladan sekaligus pendamping bagi mahasiswa baru dalam menjalani proses adaptasi dan kehidupan kemahasiswaan di FEBI.

“PBAK ini bukan sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru. Ini adalah awal dari sebuah perjalanan bersama. Saya berharap mahasiswa baru dapat terus menjaga semangat, membangun prestasi, aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, dan menjadikan FEBI sebagai ruang untuk tumbuh, belajar, berkarya, serta memberikan kontribusi,” pesan Dr. Ibi.

Menurutnya, proses menjadi mahasiswa FEBI tidak cukup hanya dengan hadir di ruang kelas. Mahasiswa perlu memanfaatkan berbagai ekosistem kemahasiswaan sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, kerja sama, keberanian mengambil keputusan, dan kepedulian sosial. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan kehidupan masyarakat setelah menyelesaikan studi.

 

Melebur dalam Kebersamaan

PBAK menjadi ruang perjumpaan yang meleburkan jarak antara mahasiswa baru dan panitia. Panitia tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga hadir sebagai kakak, pendamping, sekaligus teman bagi mahasiswa baru dalam mengenali lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan FEBI.

Interaksi yang terbangun secara perlahan menciptakan suasana yang akrab, penuh canda, sekaligus tetap sarat dengan nilai edukatif. Mahasiswa baru dan panitia larut dalam berbagai aktivitas—saling menyapa, berdiskusi, memberikan dukungan, hingga bersama-sama mengikuti agenda fakultas.

Farid Hidayat, S.H., M.S.I., Ketua Panitia PBAK menyampaikan suasana tersebut merupakan modal penting untuk membangun rasa memiliki terhadap FEBI. Mahasiswa baru tidak ditempatkan semata-mata sebagai peserta, sementara panitia bukan sekadar pelaksana. Keduanya merupakan bagian dari satu ekosistem akademik dan kemahasiswaan yang saling mendukung dan belajar bersama.

 

Dari PBAK Menuju Perjalanan Akademik

Bagi mahasiswa baru, tiga hari PBAK menjadi langkah awal untuk mengenal lebih dekat kehidupan FEBI UIN Sunan Kalijaga. Mereka mulai mengenali budaya akademik, program studi, organisasi mahasiswa, berbagai ruang pengembangan minat dan bakat, serta peluang untuk berkarya dan berprestasi.

Sementara bagi panitia, PBAK menjadi ruang aktualisasi sekaligus pembelajaran tentang kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, tanggung jawab, dan pengelolaan kegiatan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pendewasaan mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi kelembagaan mahasiswa FEBI.

Farid Hidayat, S.H., M.S.I., yang juga kandidat Doktor ini juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga energi positif yang telah terbangun selama PBAK. Semangat kebersamaan hendaknya diterjemahkan dalam bentuk prestasi, karya, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi fakultas dan masyarakat.

Tiga hari pelaksanaan PBAK, 19–21 Agustus 2026, akhirnya bukan hanya meninggalkan rangkaian agenda formal, tetapi juga pengalaman dan kenangan tentang perjumpaan pertama sebagai keluarga besar FEBI. Dari perjumpaan tersebut tumbuh semangat untuk berjalan bersama: belajar bersama, berkarya bersama, berprestasi bersama, dan memberikan kontribusi terbaik bagi FEBI UIN Sunan Kalijaga.

Melebur dalam kebersamaan, larut dalam semangat, dan bergerak bersama menuju masa depan FEBI.isy@.