Yogyakarta, 21 Agustus 2026 — Rangkaian Pengenalan Budaya
Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FEBI UIN Sunan Kalijaga 2026 yang berlangsung
pada 19–21 Agustus 2026 di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga menjadi
momentum penting bagi mahasiswa baru dan panitia untuk membangun kebersamaan.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya diwarnai agenda pengenalan
akademik dan kemahasiswaan, tetapi juga interaksi hangat antara mahasiswa baru,
panitia, pimpinan fakultas, dosen, dan berbagai unsur sivitas akademika.
Sejak hari pertama, mahasiswa baru tampak antusias mengikuti
seluruh rangkaian kegiatan. Mereka hadir dengan semangat, mengikuti arahan
panitia, berpartisipasi dalam berbagai sesi, serta membangun komunikasi dengan
sesama mahasiswa. Di sisi lain, panitia yang terdiri atas unsur mahasiswa FEBI
tampil aktif mendampingi dan memastikan setiap agenda berjalan tertib, lancar,
dan penuh kekeluargaan.
Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi,
S.H.I., M.Si., mengapresiasi semangat mahasiswa baru dan kerja keras panitia
dalam menyukseskan seluruh rangkaian PBAK. Menurutnya, keberhasilan PBAK tidak
hanya terletak pada terlaksananya agenda kegiatan, tetapi juga pada kemampuan
seluruh elemen di dalamnya membangun suasana kebersamaan, saling menghargai,
dan saling mendukung sebagai bagian dari keluarga besar FEBI.
Dr. Ibi berharap momentum kebersamaan selama PBAK tidak
berhenti setelah kegiatan berakhir. Mahasiswa baru diharapkan terus menjaga
semangat belajar, aktif mengembangkan potensi, berani berorganisasi, berkarya,
dan mengejar berbagai prestasi akademik maupun nonakademik. Sementara itu,
panitia diharapkan dapat terus menjadi teladan sekaligus pendamping bagi
mahasiswa baru dalam menjalani proses adaptasi dan kehidupan kemahasiswaan di
FEBI.
“PBAK ini bukan sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru.
Ini adalah awal dari sebuah perjalanan bersama. Saya berharap mahasiswa baru
dapat terus menjaga semangat, membangun prestasi, aktif dalam kegiatan
kemahasiswaan, dan menjadikan FEBI sebagai ruang untuk tumbuh, belajar,
berkarya, serta memberikan kontribusi,” pesan Dr. Ibi.
Menurutnya, proses menjadi mahasiswa FEBI tidak cukup hanya
dengan hadir di ruang kelas. Mahasiswa perlu memanfaatkan berbagai ekosistem
kemahasiswaan sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah kepemimpinan,
komunikasi, kreativitas, kerja sama, keberanian mengambil keputusan, dan
kepedulian sosial. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi
mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan kehidupan masyarakat setelah
menyelesaikan studi.