Yogyakarta, 14 September
2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
menerima kunjungan akademik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN
Raden Fatah Palembang dalam rangka koordinasi akademik mengenai penyelenggaraan
International Undergraduate Program (IUP) serta pengembangan laboratorium.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai II FEBI UIN Sunan Kalijaga, Senin
(14/9/2026).
Rombongan FEBI UIN Raden
Fatah Palembang dipimpin oleh Dekan Prof. Maya Panorama, M.Si., Ph.D.,
didampingi Dr. Muhammad Rusdi, S.E., M.Sc. selaku Wakil Dekan II, Dr. Chandra
Zaky Maulana, M.M. selaku Wakil Dekan III, serta Oki Sapitri Menghayati, S.E.,
M.E. selaku Kepala Laboratorium. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari
agenda koordinasi dan konsultasi akademik yang dijadwalkan berlangsung pada
14–16 September 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kunjungan akademik tersebut
diterima oleh Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Sunaryati, S.E.,
M.Si., dan Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I.,
M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang konstruktif dengan pembahasan
intensif mengenai berbagai aspek penguatan kelembagaan, khususnya tata kelola
IUP serta pengelolaan dan pengembangan laboratorium bahasa dan komputer di
lingkungan FEBI UIN Sunan Kalijaga.
Dekan FEBI UIN Raden Fatah
Palembang, Prof. Maya Panorama, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa FEBI UIN Sunan
Kalijaga menjadi salah satu tujuan studi tiru karena berbagai capaian dan
prestasi akademik yang dimilikinya. Menurutnya, kunjungan ini diharapkan tidak
berhenti pada proses melihat praktik kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang
untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang dapat dikembangkan sesuai
dengan kebutuhan institusi.
“FEBI UIN Sunan Kalijaga kami jadikan sebagai salah satu tujuan studi tiru karena memiliki berbagai capaian dan prestasi akademik yang menjadi perhatian kami. Kunjungan ini dimaksudkan untuk berkoordinasi secara lebih mendalam mengenai bagaimana berbagai program akademik dan kelembagaan tersebut dikelola, sehingga dapat menjadi bahan pengembangan bagi FEBI UIN Raden Fatah Palembang”, ungkap Ibu Dekan.
Salah satu fokus utama
pembahasan adalah tata kelola International Undergraduate Program (IUP).
Diskusi diarahkan pada pengelolaan kelas IUP, dukungan akademik, proses
pembelajaran, penguatan kompetensi bahasa, serta berbagai aspek yang diperlukan
untuk membangun lingkungan pembelajaran yang berorientasi internasional.
Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan
Kalijaga, Dr. Sunaryati, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pengelolaan IUP
merupakan bagian dari agenda penguatan mutu akademik dan internasionalisasi
fakultas. Menurutnya, penyelenggaraan IUP perlu didukung oleh tata kelola akademik
yang baik dan ekosistem pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman akademik
berwawasan global kepada mahasiswa.
“Dalam pengelolaan
International Undergraduate Program atau IUP, FEBI UIN Sunan Kalijaga terus
melakukan penguatan dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola akademik,
kurikulum, proses pembelajaran, peningkatan kompetensi bahasa, hingga penguatan
jejaring dan pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa. Karena itu,
pengembangan IUP tidak hanya dipahami sebagai penyelenggaraan kelas dengan
orientasi internasional, tetapi sebagai bagian dari agenda yang lebih luas
untuk membangun ekosistem akademik yang berwawasan global”, kata Ibu Wadek I.
Lebih lanjut, Dr. Sunaryati
menyampaikan bahwa penguatan internasionalisasi juga diarahkan melalui berbagai
agenda akademik dan kerja sama internasional. Pengembangan jejaring dengan
mitra luar negeri, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta berbagai aktivitas
akademik internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat pengalaman
belajar mahasiswa.
“Ke depan, berbagai agenda penguatan
kegiatan internasional juga terus kami dorong, termasuk pengembangan kerja sama
dengan mitra luar negeri, peningkatan mobilitas akademik mahasiswa dan dosen,
serta kegiatan pembelajaran dan akademik yang memberikan pengalaman
internasional kepada mahasiswa. Kami berharap berbagai pengalaman yang
dibagikan dalam kunjungan ini dapat menjadi bahan refleksi dan pengembangan
bersama bagi kedua fakultas”, ungkapnya.
Selain tata kelola IUP,
rombongan FEBI UIN Raden Fatah Palembang juga melakukan diskusi mengenai
pengelolaan laboratorium bahasa dan komputer di FEBI UIN Sunan Kalijaga.
Pembahasan mencakup tata kelola, pemanfaatan fasilitas, layanan laboratorium,
serta strategi optimalisasi laboratorium sebagai bagian dari pendukung proses
pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Rangkaian kunjungan akademik
tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA)
antara FEBI UIN Sunan Kalijaga dan FEBI UIN Raden Fatah Palembang.
Penandatanganan MoA menjadi penanda komitmen kedua belah pihak untuk
mengembangkan kerja sama secara lebih konkret dan kolaboratif dalam bidang
tridharma perguruan tinggi, tata kelola laboratorium, serta pengembangan studi
pasar modal di kalangan mahasiswa.
Kerja sama tersebut
diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan administratif, tetapi dapat
ditindaklanjuti melalui berbagai program bersama yang memberikan manfaat
langsung bagi sivitas akademika kedua fakultas. Dalam bidang tridharma,
kolaborasi dapat menjadi ruang penguatan pendidikan dan pembelajaran,
penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, kerja sama tata
kelola laboratorium diarahkan untuk memperkuat pertukaran pengalaman dan
pengembangan layanan laboratorium sebagai pendukung proses akademik.
Pada bidang kemahasiswaan,
pengembangan studi pasar modal menjadi salah satu ruang strategis untuk
memperkuat literasi dan pengalaman mahasiswa dalam memahami dinamika pasar
modal. Kolaborasi kedua FEBI diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan
kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan mahasiswa, termasuk
diskusi, kajian, seminar, maupun kegiatan pengembangan kompetensi lainnya yang
relevan dengan bidang pasar modal.
Mewakili Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga yang saat ini masih berada di Wuxi University, China, Wakil Dekan III FEBI UIN
Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., menyambut positif kunjungan
tersebut sebagai momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun
ruang belajar bersama antar-FEBI di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Kami menyambut baik
kunjungan akademik FEBI UIN Raden Fatah Palembang ini sebagai ruang untuk
saling belajar dan berbagi pengalaman kelembagaan. Kami berharap diskusi dan
koordinasi yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan
kelembagaan dan tata kelola di masing-masing fakultas, baik dalam pengembangan
program akademik, pengelolaan kemahasiswaan, maupun penguatan jejaring kerja
sama.”
Menurut Dr. Ibi,
penandatanganan MoA menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa komunikasi
dan pertukaran pengalaman yang terbangun dalam kunjungan akademik dapat
dilanjutkan dalam bentuk program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan.
Dengan demikian, hubungan kedua fakultas berkembang menjadi kerja sama akademik
dan kemahasiswaan yang saling menguatkan.
Dalam kegiatan tersebut,
pimpinan FEBI UIN Sunan Kalijaga juga didampingi Muhammad Zidane Saputra, Ketua
Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEBI UIN Sunan Kalijaga tahun 2026, dan Rizqi
Farras Abdillah, Koordinator Bidang Penyiaran Acara Kemahasiswaan. Kehadiran
unsur kemahasiswaan tersebut turut memperkaya perspektif pembahasan, khususnya
mengenai pengembangan aktivitas mahasiswa dalam studi pasar modal.
Kunjungan akademik FEBI UIN Raden Fatah Palembang ini menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan budaya akademik yang saling berbagi pengalaman. Melalui koordinasi dan konsultasi yang dilakukan secara intensif, kedua fakultas diharapkan dapat mengidentifikasi praktik-praktik pengelolaan yang relevan untuk dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing institusi.
Agenda tersebut sekaligus
menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat tata
kelola pendidikan tinggi Islam, terutama dalam menghadapi tuntutan
internasionalisasi, peningkatan mutu layanan akademik, optimalisasi sarana
pembelajaran, pengembangan laboratorium, serta penguatan kapasitas mahasiswa
dan sivitas akademika melalui kerja sama tridharma perguruan tinggi.