Yogyakarta, 5 September 2026 — Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan IB Run sebagai salah satu rangkaian 10th IB Fest, Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema “The Role of Students in the Digital Transformation of Islamic Banking”, kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas mahasiswa baru dan masyarakat umum. IB Run berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan lari yang dilanjutkan dengan zumba bersama Zin Ebhi. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.,
ACPA., Wakil Dekan III Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., Kepala Program Studi Perbankan Syariah Dr. Jeihan Ali Azhar, S.Si., M.E.I., jajaran dosen Program Studi Perbankan Syariah, serta influencer Yogyakarta Abdurrafi Afif.
Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah mengapresiasi penyelenggaraan IB Run dan seluruh rangkaian 10th IB Fest. Menurutnya, kegiatan kemahasiswaan merupakan bagian penting dari
proses pendidikan karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan membangun jejaring.
“Kegiatan seperti IB Fest menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk berorganisasi, berkolaborasi, dan mengembangkan kreativitas. Tema transformasi digital juga sangat relevan karena mahasiswa Perbankan Syariah harus mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah dan integritas.” Ujar Prof. Misnen. Dekan berharap kegiatan tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengambil peran dalam pengembangan industri perbankan syariah.
Rahma Aulia, Ketua Panitia 10th IB Fest dalam laporannya menyampaikan bahwa IB Run ini merupakan
bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola kegiatan secara profesional. Selain diikuti 219 peserta, kegiatan ini juga menghadirkan 10 tenant bazar yang menawarkan berbagai makanan, minuman, dan produk. Pelaksanaan IB Run dan rangkaian 10th IB Fest ini juga mendapat dukungan dari 34 sponsor.
“IB Fest menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengelola kegiatan, membangun kerja sama, berkomunikasi dengan berbagai pihak, dan bertanggung jawab terhadap program yang dilaksanakan. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkembang secara akademik maupun profesional”, ujar Rahma. Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, program studi, dosen, mahasiswa,
sponsor, tenant, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Salah satu anggota Senat UIN Sunan Kalijaga dari unsur dosen FEBI, Drs. Akhmad Yusuf Khoiruddin, S.E., M.Si., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan IB Run. Ia berharap kegiatan mahasiswa dapat terus diarahkan untuk membangun kompetensi, pengalaman, karakter, dan kepemimpinan. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan tetap menjadikan ilmu, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai pijakan.
“Mahasiswa perlu memanfaatkan masa studi untuk memperluas pengalaman, membangun jaringan, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan. Teknologi terus berkembang, tetapi integritas, tanggung jawab, dan karakter tetap menjadi fondasi”, ujar Pak Yusuf. Menurutnya, mahasiswa
Perbankan Syariah memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam
perkembangan industri
keuangan syariah, terutama di tengah percepatan transformasi digital.
Rangkaian IB Run ditutup dengan kegiatan inagurasi. Kemeriahan kegiatan ini terlihat dari antusiasme
peserta serta keterlibatan berbagai pihak, baik dari lingkungan kampus maupun masyarakat. Pelaksanaan 10th IB Fest menunjukkan bahwa kegiatan kemahasiswaan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran
di luar ruang kelas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, kreativitas, pengelolaan kegiatan, dan pengembangan jejaring.
Dengan mengangkat isu transformasi digital perbankan syariah, 10th IB Fest diharapkan dapat memperkuat kesadaran mahasiswa bahwa perkembangan industri membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu dan teknologi dan memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, serta komitmen terhadap nilai-nilai syariah.