Dilihat 0 Kali

08_401_Capture5.jpg

Rabu, 22 Juli 2026 10:00:00 WIB

FEBI UIN Sunan Kalijaga dan STEI HAMFARA Perkuat Sinergi Global melalui Program Advanced MELT 2026 di Malaysia dan Singapura

Yogyakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan akademik Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) HAMFARA Yogyakarta pada Senin (20/7/2026) di Ruang Rapat Lantai II FEBI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pengembangan program Advanced Management, Entrepreneurship & Leader Training (Advanced MELT) 2026, sebuah program penguatan kapasitas mahasiswa yang akan diselenggarakan di Malaysia dan Singapura sebagai bagian dari upaya membangun jejaring akademik dan kepemimpinan global.

Audiensi diikuti oleh 32 mahasiswa dan dosen STEI HAMFARA. Hadir dari jajaran pimpinan FEBI, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., selaku Dekan FEBI, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Dr. Darmawan, S.E., M.A.B., Ketua Prodi Manajemen Keuangan Syariah, Dr. Miftakhul Khoiri, M.M., Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Dr. Prasodjo, S.E., M.Si. Ketua Prodi Magister Akuntansi Syariah, serta Ibu Susan, S.Pd. (Kasubag TU FEBI) dan Tim KOPERTAIS Wilayah III DIY dihadiri Mardi Riyanto, S.Kom., MM., Tika Uswatun, SE., dan Sumaryadi. Sementara itu, rombongan STEI HAMFARA dipimpin langsung oleh Dr. Siti Murtiyani, S.E., M.Si., Ak., CA., Ph.D., didampingi Dr. Nuhbatul Basyariah, S.E.I., M.Sc., Dr. Wijiharta, S.P., M.M., Ir. Sugeng Nugroho Hadi, M.M., serta Agus Yohana, S.E.I. sebagai pembina dan trainer program.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, dilanjutkan penyampaian maksud dan tujuan audiensi oleh Ketua STEI HAMFARA. Dalam paparannya, Dr. Siti Murtiyani, S.E., M.Si., Akt., Ph.D. menjelaskan bahwa Advanced MELT dirancang sebagai program pembelajaran internasional yang mengintegrasikan aspek manajemen, kewirausahaan, kepemimpinan, kolaborasi lintas budaya, dan penguatan jejaring global bagi mahasiswa.

"Kami senantiasa berikhtiar untuk memperkuat kompetensi akademik, kemampuan kepemimpinan, jiwa kewirausahaan, wawasan internasional, dan kemampuan beradaptasi di kalangan mahasiswa dalam ekosistem global. Advanced MELT ini kami desain sebagai ruang pembelajaran transformatif agar mahasiswa mampu berinteraksi langsung dengan praktik-praktik terbaik di Malaysia dan Singapura serta membangun jejaring akademik internasional sejak dini," ungkap Dr. Siti Murtiyani.

Mewakili FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STEI HAMFARA menjadikan FEBI sebagai mitra akademik dalam mempersiapkan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global.

"Internasionalisasi perguruan tinggi dalam kenyataannya perlu diwujudkan dan diterjemahkan ke dalam program-program nyata yang memberikan pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa. Program seperti Advanced MELT ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi global, kepemimpinan yang visioner, serta karakter keislaman yang moderat dan adaptif terhadap perubahan dunia," ujar Prof. Misnen Ardiansyah.

Suasana diskusi semakin dinamis ketika memasuki sesi brainstorming akademik yang dipandu oleh Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. Sesi ini diawali dengan presentasi Tim Advanced MELT HAMFARA 2026 yang diwakili Daffa Shabran Jamil dkk., dengan mengangkat tema "Sinergi Ekosistem Global: Akselerasi Integritas Akad Keuangan Syariah dan Inovasi Sertifikasi Pangan." Paparan tersebut menawarkan gagasan mengenai penguatan integritas akad keuangan syariah, inovasi sertifikasi pangan halal, serta pengembangan ekosistem industri halal yang mampu menjawab tantangan ekonomi global.

Dalam sesi diskusi, Dr. Darmawan, Dr. Miftakhul Khoiri, dan Dr. Prasodjo memberikan berbagai masukan strategis terkait penguatan kerangka konseptual, penyempurnaan metodologi, pengayaan perspektif akademik, serta pengembangan model implementasi yang lebih aplikatif dalam konteks industri halal dan ekonomi syariah internasional. "Transformasi pendidikan tinggi saat ini menuntut sinergi antara penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi, kepemimpinan, dan jejaring global. Karena itu, mahasiswa harus didorong menjadi pembelajar yang mampu melahirkan gagasan-gagasan kreatif, berpikir lintas disiplin, serta memiliki sensitivitas terhadap isu-isu strategis, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat internasional," jelas Dr. Prasodjo yang belum lama ini mengantar mahasiswa-mahasiswa UIN Sunan Kalijaga mengikuti program KKN di Jepang.

Sebagai moderator, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. menegaskan bahwa forum akademik seperti ini merupakan ruang penting untuk membangun budaya berpikir kritis, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata masyarakat.

Melalui forum ini, kedua institusi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, pengembangan kurikulum internasional, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyelenggaraan berbagai program akademik lintas negara. Kehadiran KOPERTAIS turut mempertegas komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Islam yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada mutu.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kemitraan strategis antara STEI HAMFARA dan FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mendukung implementasi Advanced MELT 2026 di Malaysia dan Singapura. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap dinamika global, serta memiliki kapasitas kepemimpinan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat nasional maupun internasional. isy@.