Dilihat 0 Kali

08_274_WhatsApp Image 2026-09-17 at 00.17.37.jpeg
Pimpinan FEBI UIN Sunan Kalijaga dan FEBI Raden Fatah Palembang berfose seusai penandatanganan MoA.

Kamis, 17 September 2026 00:20:00 WIB

FEBI UIN Sunan Kalijaga–UIN Raden Fatah Perkuat Tata Kelola IUP, Laboratorium, dan Kolaborasi Tridharma

Yogyakarta, 14 September 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang dalam rangka koordinasi akademik mengenai penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP) serta pengembangan laboratorium. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai II FEBI UIN Sunan Kalijaga, Senin (14/9/2026).

Rombongan FEBI UIN Raden Fatah Palembang dipimpin oleh Dekan Prof. Maya Panorama, M.Si., Ph.D., didampingi Dr. Muhammad Rusdi, S.E., M.Sc. selaku Wakil Dekan II, Dr. Chandra Zaky Maulana, M.M. selaku Wakil Dekan III, serta Oki Sapitri Menghayati, S.E., M.E. selaku Kepala Laboratorium. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda koordinasi dan konsultasi akademik yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 September 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kunjungan akademik tersebut diterima oleh Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Sunaryati, S.E., M.Si., dan Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang konstruktif dengan pembahasan intensif mengenai berbagai aspek penguatan kelembagaan, khususnya tata kelola IUP serta pengelolaan dan pengembangan laboratorium bahasa dan komputer di lingkungan FEBI UIN Sunan Kalijaga.

Dekan FEBI UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Maya Panorama, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa FEBI UIN Sunan Kalijaga menjadi salah satu tujuan studi tiru karena berbagai capaian dan prestasi akademik yang dimilikinya. Menurutnya, kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada proses melihat praktik kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan institusi.

“FEBI UIN Sunan Kalijaga kami jadikan sebagai salah satu tujuan studi tiru karena memiliki berbagai capaian dan prestasi akademik yang menjadi perhatian kami. Kunjungan ini dimaksudkan untuk berkoordinasi secara lebih mendalam mengenai bagaimana berbagai program akademik dan kelembagaan tersebut dikelola, sehingga dapat menjadi bahan pengembangan bagi FEBI UIN Raden Fatah Palembang”, ungkap Ibu Dekan.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah tata kelola International Undergraduate Program (IUP). Diskusi diarahkan pada pengelolaan kelas IUP, dukungan akademik, proses pembelajaran, penguatan kompetensi bahasa, serta berbagai aspek yang diperlukan untuk membangun lingkungan pembelajaran yang berorientasi internasional.

Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Sunaryati, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pengelolaan IUP merupakan bagian dari agenda penguatan mutu akademik dan internasionalisasi fakultas. Menurutnya, penyelenggaraan IUP perlu didukung oleh tata kelola akademik yang baik dan ekosistem pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman akademik berwawasan global kepada mahasiswa.

“Dalam pengelolaan International Undergraduate Program atau IUP, FEBI UIN Sunan Kalijaga terus melakukan penguatan dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola akademik, kurikulum, proses pembelajaran, peningkatan kompetensi bahasa, hingga penguatan jejaring dan pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa. Karena itu, pengembangan IUP tidak hanya dipahami sebagai penyelenggaraan kelas dengan orientasi internasional, tetapi sebagai bagian dari agenda yang lebih luas untuk membangun ekosistem akademik yang berwawasan global”, kata Ibu Wadek I.

Lebih lanjut, Dr. Sunaryati menyampaikan bahwa penguatan internasionalisasi juga diarahkan melalui berbagai agenda akademik dan kerja sama internasional. Pengembangan jejaring dengan mitra luar negeri, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta berbagai aktivitas akademik internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat pengalaman belajar mahasiswa.

“Ke depan, berbagai agenda penguatan kegiatan internasional juga terus kami dorong, termasuk pengembangan kerja sama dengan mitra luar negeri, peningkatan mobilitas akademik mahasiswa dan dosen, serta kegiatan pembelajaran dan akademik yang memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa. Kami berharap berbagai pengalaman yang dibagikan dalam kunjungan ini dapat menjadi bahan refleksi dan pengembangan bersama bagi kedua fakultas”, ungkapnya.

Selain tata kelola IUP, rombongan FEBI UIN Raden Fatah Palembang juga melakukan diskusi mengenai pengelolaan laboratorium bahasa dan komputer di FEBI UIN Sunan Kalijaga. Pembahasan mencakup tata kelola, pemanfaatan fasilitas, layanan laboratorium, serta strategi optimalisasi laboratorium sebagai bagian dari pendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Rangkaian kunjungan akademik tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FEBI UIN Sunan Kalijaga dan FEBI UIN Raden Fatah Palembang. Penandatanganan MoA menjadi penanda komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan kerja sama secara lebih konkret dan kolaboratif dalam bidang tridharma perguruan tinggi, tata kelola laboratorium, serta pengembangan studi pasar modal di kalangan mahasiswa.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan administratif, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program bersama yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika kedua fakultas. Dalam bidang tridharma, kolaborasi dapat menjadi ruang penguatan pendidikan dan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, kerja sama tata kelola laboratorium diarahkan untuk memperkuat pertukaran pengalaman dan pengembangan layanan laboratorium sebagai pendukung proses akademik.

Pada bidang kemahasiswaan, pengembangan studi pasar modal menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat literasi dan pengalaman mahasiswa dalam memahami dinamika pasar modal. Kolaborasi kedua FEBI diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan mahasiswa, termasuk diskusi, kajian, seminar, maupun kegiatan pengembangan kompetensi lainnya yang relevan dengan bidang pasar modal.

Mewakili Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga yang saat ini masih berada di Wuxi University, China, Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., menyambut positif kunjungan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun ruang belajar bersama antar-FEBI di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Kami menyambut baik kunjungan akademik FEBI UIN Raden Fatah Palembang ini sebagai ruang untuk saling belajar dan berbagi pengalaman kelembagaan. Kami berharap diskusi dan koordinasi yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kelembagaan dan tata kelola di masing-masing fakultas, baik dalam pengembangan program akademik, pengelolaan kemahasiswaan, maupun penguatan jejaring kerja sama.”

Menurut Dr. Ibi, penandatanganan MoA menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa komunikasi dan pertukaran pengalaman yang terbangun dalam kunjungan akademik dapat dilanjutkan dalam bentuk program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan. Dengan demikian, hubungan kedua fakultas berkembang menjadi kerja sama akademik dan kemahasiswaan yang saling menguatkan.

Dalam kegiatan tersebut, pimpinan FEBI UIN Sunan Kalijaga juga didampingi Muhammad Zidane Saputra, Ketua Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEBI UIN Sunan Kalijaga tahun 2026, dan Rizqi Farras Abdillah, Koordinator Bidang Penyiaran Acara Kemahasiswaan. Kehadiran unsur kemahasiswaan tersebut turut memperkaya perspektif pembahasan, khususnya mengenai pengembangan aktivitas mahasiswa dalam studi pasar modal.  

Kunjungan akademik FEBI UIN Raden Fatah Palembang ini menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan budaya akademik yang saling berbagi pengalaman. Melalui koordinasi dan konsultasi yang dilakukan secara intensif, kedua fakultas diharapkan dapat mengidentifikasi praktik-praktik pengelolaan yang relevan untuk dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing institusi.

Agenda tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi Islam, terutama dalam menghadapi tuntutan internasionalisasi, peningkatan mutu layanan akademik, optimalisasi sarana pembelajaran, pengembangan laboratorium, serta penguatan kapasitas mahasiswa dan sivitas akademika melalui kerja sama tridharma perguruan tinggi.