Yogyakarta, 11 September
2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
menggelar Pelantikan, Pisah Sambut, dan Serah Terima Jabatan sejumlah pejabat
akademik untuk periode 2026–2028. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2
FEBI UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (11/9/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan
fakultas serta para Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FEBI.
Sejumlah jabatan yang
mengalami pergantian meliputi Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Sekretaris
Program Studi Magister Akuntansi Syariah, Kepala Laboratorium FEBI, serta
Pengendali Sistem Mutu (PSM) FEBI. Pergantian tersebut menjadi bagian dari
proses regenerasi kepemimpinan sekaligus upaya memperkuat tata kelola akademik
dan budaya mutu di lingkungan FEBI UIN Sunan Kalijaga.
Untuk Ketua Program Studi
Ekonomi Syariah, jabatan yang sebelumnya diemban Dr. Miftakhul Choiri,
S.Sos.I., M.S.I. periode 2024–2026, selanjutnya dipercayakan kepada Anggari
Marya K, S.E., M.E. untuk periode 2026–2028. Sementara itu, jabatan Sekretaris
Program Studi Magister Akuntansi Syariah yang sebelumnya dijalankan Rosyid Nur
Anggara Putra, S.Pd., M.Si. periode 2024–2026, selanjutnya diteruskan oleh
Hasan Al Banna, S.EI., M.E. untuk periode 2026–2028.
Pergantian juga dilakukan
pada posisi Kepala Laboratorium FEBI. Setelah sebelumnya dijabat Alex Fahrur
Riza, S.E., M.Sc. untuk periode 2024–2026, jabatan tersebut kini dipercayakan
kepada Dr. Rizqi Umar Al Hashfi, S.E.I., M.Sc. untuk periode 2026–2028. Selain
itu, jabatan Pengendali Sistem Mutu FEBI juga mengalami pergantian. Rizaldi
Yusfiarto, S.Pd., M.M., yang menjalankan amanah pada periode 2024–2026,
menyerahkan tugas tersebut kepada Dr. Taosige Wau, S.E., M.Si. untuk periode
2026–2028.
Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan bagi pengembangan fakultas. Menurutnya, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika kelembagaan dan proses regenerasi yang harus dimaknai sebagai kesinambungan pengabdian.
“Jabatan adalah amanah.
Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana amanah tersebut memberikan
manfaat dan membawa kemajuan bagi program studi, fakultas, dan universitas,”
pesan Dekan.
Dekan juga menekankan
pentingnya peran para pejabat baru sebagai pemimpin akademik. Ketua dan
Sekretaris Program Studi, menurutnya, memiliki tanggung jawab administratif dan
mampu menggerakkan pengembangan akademik, membangun koordinasi, serta
menghadirkan inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Hal
yang sama berlaku bagi Kepala Laboratorium dan Pengendali Sistem Mutu.
Laboratorium diharapkan semakin optimal menjadi ruang pembelajaran berbasis
praktik, pengembangan keterampilan, riset, dan inovasi mahasiswa. Sementara PSM
memiliki peran strategis dalam memastikan budaya mutu menjadi bagian integral
dari seluruh proses akademik dan tata kelola fakultas.
Dekan mendorong para pejabat
baru untuk menjadikan periode kepemimpinan 2026–2028 sebagai momentum
mempercepat peningkatan mutu dan daya saing program studi. Pengembangan
kurikulum, kualitas pembelajaran, penelitian dan publikasi, pengabdian kepada
masyarakat, prestasi mahasiswa, keterlibatan alumni, serta kerja sama dengan
berbagai mitra perlu terus diperkuat. Perkembangan teknologi digital dan
artificial intelligence (AI), industri halal, keuangan syariah, kewirausahaan,
serta perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk semakin
adaptif. Karena itu, program studi di lingkungan FEBI diharapkan mampu
menghasilkan lulusan yang menguasai keilmuan, memiliki kemampuan berpikir
kritis, keterampilan praktis, integritas, dan daya adaptasi yang kuat.
Dalam konteks tersebut,
optimalisasi laboratorium menjadi salah satu bagian penting. Kehadiran
laboratorium diharapkan mampu memperkuat pembelajaran aplikatif sehingga
mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan dengan perkembangan keilmuan dan
kebutuhan profesional di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Selain peningkatan
mutu akademik, FEBI juga terus mendorong penguatan internasionalisasi. Jejaring
perguruan tinggi dan lembaga internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen,
visiting professor, joint research, publikasi internasional, serta berbagai
bentuk kolaborasi akademik menjadi bagian dari agenda pengembangan fakultas.
Penguatan kerja sama
tersebut diharapkan dapat membuka semakin banyak ruang bagi mahasiswa dan dosen
FEBI untuk memperoleh pengalaman akademik dalam lingkungan global. Dalam
konteks ini, keberadaan Head of International Cooperation Office FEBI, Rizaldi
Yusfiarto, S.Pd., M.M., turut mendukung pengembangan jejaring kerja sama
internasional fakultas.
Dekan berharap masing-masing
program studi terus memperkuat karakter dan keunggulan akademiknya. Capaian
tersebut tidak hanya diukur melalui akreditasi, tetapi juga melalui kualitas
lulusan, prestasi mahasiswa, produktivitas dosen, reputasi akademik, jejaring
kerja sama, serta kontribusi program studi bagi masyarakat.
Kegiatan pelantikan, pisah
sambut, dan serah terima jabatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh
kekeluargaan. Para pejabat periode sebelumnya mendapatkan apresiasi atas
pengabdian yang telah diberikan, sementara para pejabat baru memperoleh dukungan
untuk menjalankan amanah selama periode 2026–2028.
FEBI UIN Sunan Kalijaga
menyampaikan selamat kepada Anggari Marya K, S.E., M.E., Hasan Al Banna, S.EI.,
M.E., Dr. Rizqi Umar Al Hashfi, S.E.I., M.Sc., dan Dr. Taosige Wau, S.E., M.Si.
atas amanah baru yang dipercayakan.
Apresiasi dan terima kasih
juga disampaikan kepada Dr. Miftakhul Choiri, S.Sos.I., M.S.I., Rosyid Nur
Anggara Putra, S.Pd., M.Si., Alex Fahrur Riza, S.E., M.Sc., dan Rizaldi
Yusfiarto, S.Pd., M.M. atas dedikasi dan pengabdian selama periode 2024–2026.
Melalui regenerasi
kepemimpinan ini, FEBI UIN Sunan Kalijaga berkomitmen melanjutkan berbagai
capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam menjawab
tantangan pendidikan tinggi. Kepemimpinan baru diharapkan membawa energi baru,
memperkuat budaya mutu, meningkatkan daya saing akademik, serta memperluas
kontribusi FEBI di tingkat nasional dan internasional.