Yogyakarta
— Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Inklusi Keuangan pada
Kamis, 16 April 2026, bertempat di Ruang Teatrikal Lantai 5 FEBI UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Dampak Kondisi Global pada
Pergerakan Pasar Modal” dan diikuti oleh mahasiswa serta anggota KSPM UIN Sunan
Kalijaga. Seminar ini diikuti 200 mahasiswa, terdiri dari anggota dan pengurus
KSPM serta mahasiswa FEBI.
Seminar
ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa
mengenai perkembangan pasar modal Indonesia di tengah dinamika ekonomi global
yang terus berubah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh
pemahaman yang lebih komprehensif, baik dari aspek fundamental maupun teknis,
terkait mekanisme pasar modal serta strategi investasi yang tepat dalam
menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif. Selain itu, seminar ini juga menjadi
sarana sosialisasi program kerja KSPM FEBI UIN Sunan Kalijaga periode 2026 agar
visi dan misi organisasi dapat dipahami dan disinergikan bersama oleh seluruh
anggota.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dibuka secara resmi oleh
Master of Ceremony (MC). Suasana pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan
pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga. Setelah itu, sambutan disampaikan
oleh Ketua KSPM, Pembina KSPM, Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, serta Wakil Dekan
III FEBI UIN Sunan Kalijaga. Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan
dengan sesi dokumentasi sebagai tanda dimulainya seminar secara resmi.
Dalam
sambutannya, Muhammad Zidane Saputra, selaku Ketua KSPM FEBI, menyampaikan
bahwa seminar ini merupakan wujud komitmen KSPM dalam meningkatkan literasi dan
inklusi keuangan di kalangan mahasiswa, khususnya dalam memahami pasar modal di
tengah dinamika ekonomi global. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menambah
wawasan peserta, tetapi juga menumbuhkan generasi muda yang lebih cermat,
kritis, dan bijak dalam mengambil keputusan investasi. Selain itu, seminar ini
juga menjadi momentum untuk memperkenalkan program kerja KSPM FEBI periode 2026
agar dapat dipahami dan didukung bersama oleh seluruh anggota.
Sementara
itu, Alex Fahrur Riza, S.E., M.Sc., CMA., selaku Pembina KSPM FEBI, menegaskan
bahwa seminar semacam ini memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran
mahasiswa akan pentingnya edukasi pasar modal yang berkelanjutan. Menurutnya,
mahasiswa perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar mampu membaca peluang
sekaligus mengantisipasi risiko dalam berinvestasi. Ia juga menyampaikan
apresiasi atas kerja keras panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan
baik, serta berharap seminar ini menjadi awal dari penguatan budaya literasi
keuangan yang lebih luas di lingkungan kampus.
Dalam
kesempatan yang sama, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., selaku Wakil Dekan III
FEBI UIN Sunan Kalijaga, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian
penting dari proses pembinaan mahasiswa agar memiliki kesiapan yang lebih
matang dalam menghadapi dunia kerja. Ia menilai bahwa literasi keuangan
merupakan bekal yang sangat diperlukan pada era saat ini, terutama bagi
mahasiswa ekonomi dan bisnis Islam yang kelak akan berkiprah di sektor
profesional maupun kewirausahaan. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ini
dapat menjadi ruang pembelajaran yang produktif sekaligus memperkuat semangat
mahasiswa untuk terus berkembang secara intelektual dan profesional.
Adapun
Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., selaku Dekan FEBI
UIN Sunan Kalijaga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya seminar ini sebagai bagian dari upaya fakultas dalam membekali
mahasiswa dengan pemahaman praktis di bidang pasar modal dan investasi. Ia
menegaskan bahwa perkembangan ekonomi global yang dinamis menuntut mahasiswa
untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap perubahan
serta memiliki kemampuan beradaptasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan
mahasiswa FEBI dapat tumbuh menjadi insan yang berilmu, berintegritas, dan siap
memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Di akhir sambutannya, Dekan
secara resmi membuka seminar dengan membaca basmallah bersama, seraya memanjatkan
doa agar kegiatan berjalan lancar, sukses, dan memberi dampak positif bagi
tradisi akademik FEBI UIN Sunan Kalijaga.
Setelah
dibuka secara resmi, seminar dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi.
Narasumber pertama, Irfan Noor Riza, S.E., Ak., selaku Kepala Bursa Efek
Indonesia (IDX) Yogyakarta, menyampaikan materi mengenai pengenalan investasi
di pasar modal, strategi investasi di tengah perlambatan ekonomi, serta
pentingnya pengendalian psikologi investasi dalam menghadapi ketidakpastian
global. Sesi berikutnya diisi oleh Wahyu Sukohartanto dari PT Sukadana Prima
Sekuritas, yang memaparkan teknik manajemen risiko, analisis fundamental dalam
membangun portofolio yang kuat, serta peran analisis teknikal dalam membaca
arah pergerakan pasar.
Setelah
penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang
berlangsung interaktif di bawah bimbingan moderator Nabil Falihul Isbah. Para
peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan, khususnya terkait investasi
syariah dan pengelolaan portofolio yang bijak. Sesi tanya jawab dibatasi untuk
lima penanya. Seusai sesi tersebut, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat
kepada para narasumber, pembagian hadiah berupa RDN kepada peserta yang aktif
bertanya, serta foto bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan. Seluruh agenda
berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif.